Setelah perut terisi dan dahaga hilang, kami berniat kesebuah Kawasan lain dekat dengan titik Danau Biru Cigaru, yakni Tebing Koja Kandang Godzilla !!. Berjalan memutari danau biru menuju lokasi parkir, ucap salam berjumpa kembali untuk danau biru ini. Semoga bisa kembali bersama anak dan istri,Daaaaah…!

Bejek Kopling dan tancap gas, perjalanan menuju Tebing Koja / Koja Clift di mulai, waktu tempuh perkiraan hanya 30 menit, diperjalanan kami, kondisi jalan cukup lengang, tidak ada kemacetan atau apapun, maklum kami sedang melakukan perjalanan di waktu yang tepat. Saat banyak orang sedang bekerja di balik meja kami malah asyik jalan jalan. Ternyata waktu tempuh lebih cepat, kami sampai hanya dalam 20 menit saja.
Agak sulit mencari jalan masuk menuju Tebing Kojak arena tidak ada penunjuk jalan atau plang, untung saja ada google maps yang siap membantu kami. Kalua mau kesana silahkan ke maps ini https://goo.gl/maps/gqgCgEvsT1n
1 kilometer dari jalan masuk akan bertemu beberapa orang yang mengenakan tarif retribusi sebesar Rp. 7.000,- kemudian akan ada seseorang yang mengantar kita ke lokasi pintu masuk tebing koja, setelah saya amati dalam perjalanan, ternyata ada beberapa titik pintu masuk kedalam area tebing koja. Dan sampailah kita parkir pintu masuk tebing koja Tepian Kali. Retribusi parkir Rp. 5.000,- harus dikeluarkan lagi.
Btw eniwei buswei, ada yang penasaran seperti kami nggak kenapa disebut Tebing Koja (Koja Cliff) Kata Tebing diambil dari area lokasi yang berbentuk tebing tebing yang bervariasi bentuknya. Sedangkan Koja adalah nama desa dimana tebing ini berada. Sedangkan Kandang Godzilla sebutan lain dari Tebing Koja, Tebing ini berbentuk seperti kandang yang ditengahnya ada miniature tebing yang mirip dengan Godzilla. Itu kenapa akhirnya disebut Kandang Godzilla.